Cegah Bullying Sejak Dini, KKN 126 Gunamarta Ajak Siswa Berani Bersuara

    27 Agustus 2026
    3 Menit Baca
    Cegah Bullying Sejak Dini, KKN 126 Gunamarta Ajak Siswa Berani Bersuara

    Cipayung Jaya, BERITA PPM Online — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 126 Gunamarta UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar sosialisasi bertema “Anti-Bullying” bagi siswa kelas 6 MI Sirojul Athfal III, Cipayung Jaya, Kota Depok, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi upaya mahasiswa dalam menanamkan kesadaran siswa untuk menghargai perbedaan dan membangun sikap saling menghormati antarteman sejak usia sekolah dasar.

     

    Kegiatan ini dilatarbelakangi masih adanya perundungan atau bullying di lingkungan sekolah yang dapat memberikan dampak terhadap kondisi psikologis, sosial, hingga prestasi belajar anak. Pada usia sekolah dasar, anak masih berada dalam tahap pembentukan karakter dan kemampuan berinteraksi sosial sehingga penting bagi mereka untuk memahami bentuk serta dampak dari tindakan perundungan.

     

    Melalui sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN 126 Gunamarta memberikan pemahaman mengenai pengertian, jenis, dan dampak bullying. Siswa juga dibekali pengetahuan mengenai cara bersikap ketika menjadi korban, pelaku, maupun saksi perundungan. Edukasi ini diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh siswa.

     

    Kegiatan berlangsung pada pukul 11.00–12.00 WIB dan diikuti sekitar 86 siswa kelas 6. Materi disampaikan langsung oleh mahasiswa KKN 126 Gunamarta dari Divisi Acara, yaitu Luthfiyah Zahra Kamila, Dyah Lestari Ningsih, dan Ni’ma Inatsan Fadhlih.

     

    Selain penyampaian materi, kegiatan juga dikemas secara interaktif melalui pembuatan “Pohon Ungkapan”. Dalam kegiatan tersebut, setiap siswa memperoleh sticky notes untuk menuliskan perasaan mereka ketika mengalami atau menyaksikan tindakan bullying. Tulisan tersebut kemudian ditempelkan pada media pohon yang telah disiapkan.

     

    Kegiatan “Pohon Ungkapan” menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan emosi secara terbuka sekaligus melakukan refleksi bersama mengenai dampak bullying yang dapat dirasakan oleh anak-anak.

     

    Penanggung jawab kegiatan, Annisa Mahyana Billah, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut digagas karena masih terdapat kasus bullying di lingkungan sekolah yang terkadang luput dari perhatian. Padahal, tindakan tersebut dapat memberikan dampak besar terhadap kepercayaan diri dan kondisi mental anak.

     

    “Anak-anak usia SD/MI itu masih dalam proses belajar bersosialisasi, jadi penting banget buat mereka paham sejak awal kalau mengejek, mengucilkan, atau merisak teman itu bukan hal yang bisa dianggap sepele,” ujarnya.

     

    Menurut Annisa, kegiatan tersebut dirancang sebagai langkah pencegahan agar siswa tidak hanya memahami bullying setelah terjadi, tetapi juga mampu mengenali dan mencegahnya sejak awal. Ia berharap siswa lebih peka terhadap kondisi di sekitarnya, berani menyampaikan ketika mengalami atau melihat tindakan perundungan, serta mengetahui pihak yang dapat dimintai bantuan.

     

    Melalui edukasi ini, KKN 126 Gunamarta berharap siswa MI Sirojul Athfal III dapat memiliki kesadaran yang lebih baik mengenai pentingnya saling menghormati dan menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kontribusi mahasiswa dalam bidang pendidikan dan sosial di tengah masyarakat.

     

    Penulis: Annisa Mahyana Billah
    Editor: Annisa Khafi Rabbani