Tangerang, BERITA PPM Online — Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 268 Astavidya UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menghadirkan Peta Administrasi Kelurahan Sepatan sebagai media informasi spasial bagi masyarakat dan pihak kelurahan. Peta tersebut secara resmi diperkenalkan dan diserahkan kepada pihak Kelurahan Sepatan pada Kamis (20/8/2026).
Peta Administrasi Kelurahan Sepatan memuat informasi mengenai batas wilayah administrasi serta persebaran berbagai fasilitas dan tempat penting yang berada di wilayah kelurahan. Kehadiran peta ini diharapkan dapat membantu masyarakat maupun pihak kelurahan mengenali wilayah administratif serta lokasi berbagai fasilitas secara lebih mudah.
Pembuatan peta dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari pengumpulan data, pengolahan data spasial, penentuan titik lokasi, hingga penyusunan layout. Setiap tahapan dilakukan untuk menghasilkan media informasi wilayah yang informatif dan mudah dipahami.
Tahap awal dimulai dengan mengumpulkan data batas administrasi melalui Peta Rupa Bumi Indonesia (RBI) wilayah Tangerang Raya. Data tersebut digunakan sebagai dasar untuk memperoleh informasi mengenai batas antarkota, kecamatan, hingga kelurahan. Selanjutnya, wilayah Kelurahan Sepatan dipilih dan diolah menggunakan aplikasi ArcGIS melalui proses clip sehingga peta dapat difokuskan pada wilayah Kelurahan Sepatan.
Selain memetakan batas administrasi, mahasiswa KKN 268 Astavidya juga melakukan pendataan terhadap berbagai lokasi penting di Kelurahan Sepatan. Identifikasi lokasi dilakukan dengan memanfaatkan Google Earth Pro dan Google Maps sebagai referensi untuk memperoleh gambaran posisi fasilitas dan tempat penting secara lebih akurat.
Sejumlah lokasi yang dimasukkan dalam peta meliputi fasilitas pemerintahan, sekolah, pusat layanan kesehatan, stadion, taman kota, kepolisian, serta beberapa tempat yang menjadi penanda atau ikon wilayah Kelurahan Sepatan.
Data lokasi yang telah teridentifikasi kemudian diolah menggunakan QGIS. Setiap titik disesuaikan dengan posisi geografisnya agar dapat ditampilkan secara tepat pada peta. Data tersebut selanjutnya dipadukan dengan data wilayah Kelurahan Sepatan yang sebelumnya diolah menggunakan ArcGIS.
Penggabungan data menghasilkan peta yang menyajikan informasi batas administrasi sekaligus persebaran berbagai fasilitas dalam satu media. Dengan demikian, peta tidak hanya memberikan gambaran mengenai batas wilayah, tetapi juga membantu pengguna mengenali lokasi-lokasi penting yang terdapat di Kelurahan Sepatan.
Pada tahap berikutnya, mahasiswa menyusun layout peta dengan memperhatikan unsur-unsur kartografis agar informasi dapat dibaca dan dipahami dengan mudah. Peta dilengkapi judul, grid koordinat, arah mata angin, skala, legenda, dan inset map. Identitas kegiatan juga dicantumkan melalui logo KKN, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Kabupaten Tangerang.
Legenda digunakan untuk memberikan keterangan terhadap simbol-simbol yang menunjukkan berbagai fasilitas dan lokasi penting. Informasi tersebut mencakup sekolah, fasilitas pemerintahan, pusat layanan kesehatan, stadion, taman kota, dan Polsek. Peta juga dilengkapi foto-foto pendukung untuk memperkaya informasi sekaligus memberikan gambaran mengenai lokasi yang ditampilkan.
Setelah seluruh tahapan pembuatan selesai, Peta Administrasi Kelurahan Sepatan diserahkan kepada pihak Kelurahan Sepatan sebagai salah satu luaran kegiatan KKN 268 Astavidya. Proses serah terima dilengkapi dokumentasi dan tanda tangan sebagai bukti penyerahan.
Peresmian dan penyerahan peta pada 20 Agustus 2026 menjadi tahap akhir dari rangkaian pembuatan Peta Administrasi Kelurahan Sepatan. Melalui hasil kegiatan tersebut, KKN 268 Astavidya berharap peta dapat memberikan manfaat bagi pihak kelurahan dan masyarakat sebagai media informasi spasial yang informatif dan mudah dipahami.
Dengan adanya peta administrasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengenali batas wilayah dan persebaran fasilitas di Kelurahan Sepatan. Sementara bagi pihak kelurahan, peta dapat menjadi salah satu media pendukung dalam menyajikan informasi mengenai wilayah kepada masyarakat.
Penulis: Sausan Mar’i Machfud
Editor: Annisa Khafi Rabbani