Bantar Endah, BERITA PPM Online – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 201 Rantikara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menginisiasi program KREASI (Kolaborasi Revitalisasi Perpustakaan dan Sistem Informasi Sekolah) di SDN Bantar Endah pada 3–21 Agustus 2026. Program tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi perpustakaan sekolah sekaligus meningkatkan budaya literasi siswa.
Program KREASI dilatarbelakangi oleh kondisi perpustakaan SDN Bantar Endah yang telah memiliki gedung baru, tetapi masih memiliki keterbatasan fasilitas pendukung dan belum dilengkapi sistem administrasi tata kelola perpustakaan yang terstruktur. Kondisi tersebut membuat potensi ruang perpustakaan sebagai pusat sumber belajar belum dapat dimanfaatkan secara optimal.
Melalui program ini, KKN 201 Rantikara melakukan revitalisasi fisik ruang perpustakaan sekaligus menerapkan sistem digital untuk mendukung pengelolaan administrasi. Upaya tersebut dilakukan agar perpustakaan tidak hanya menjadi ruang penyimpanan buku, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai ruang belajar yang nyaman, tertata, dan mendukung aktivitas literasi siswa.
Salah satu fokus kegiatan adalah melakukan penataan ulang interior dan tata letak perpustakaan. Mahasiswa menata rak serta berbagai fasilitas di dalam ruangan agar menciptakan suasana membaca yang lebih bersih, rapi, kondusif, dan ramah bagi siswa sekolah dasar.
Selain pembenahan ruang, KKN 201 Rantikara turut memperkaya koleksi perpustakaan dengan menyalurkan sebanyak 800 eksemplar buku bacaan anak. Koleksi tersebut diperoleh melalui pengumpulan dan dukungan dari para donatur buku. Penambahan koleksi diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan bahan bacaan bagi siswa kelas 1 hingga kelas 6.
Aspek lain yang menjadi perhatian adalah pembenahan sistem administrasi perpustakaan. Mahasiswa KKN 201 Rantikara mengembangkan dan menerapkan dashboard otomasi perpustakaan untuk membantu proses inventarisasi koleksi serta pencatatan sirkulasi peminjaman dan pengembalian buku.
Melalui sistem tersebut, koleksi buku dapat didata secara lebih terstruktur. Perpustakaan juga menerapkan sistem temu kembali (retrieval system) yang membantu petugas maupun pengunjung menemukan koleksi yang dibutuhkan dengan lebih mudah.
Untuk mendukung keberlanjutan program, mahasiswa juga memberikan transfer pengetahuan kepada guru dan staf yang ditunjuk untuk mengelola perpustakaan. Pembekalan tersebut dilakukan agar sistem yang telah diterapkan dapat terus digunakan dan dikelola setelah masa KKN berakhir.
Program KREASI melibatkan siswa-siswi SDN Bantar Endah dari kelas 1 hingga kelas 6 sebagai pengguna utama fasilitas perpustakaan. Kepala sekolah dan jajaran guru turut berperan dalam mendukung pengelolaan serta keberlanjutan pemanfaatan perpustakaan, sementara mahasiswa KKN 201 Rantikara bertindak sebagai pelaksana revitalisasi dan pengembangan sistem.
Perbaikan fasilitas, penambahan koleksi buku, serta penerapan sistem pengelolaan yang lebih terstruktur turut mendorong antusiasme siswa dalam memanfaatkan perpustakaan. Siswa menjadi lebih tertarik untuk berkunjung dan membaca berbagai koleksi yang tersedia di luar kegiatan pembelajaran di ruang kelas.
Melalui program KREASI, KKN 201 Rantikara UIN Jakarta berupaya menghadirkan perpustakaan yang dapat berfungsi sebagai ruang belajar mandiri sekaligus pusat literasi bagi siswa. Integrasi antara revitalisasi fisik, pengayaan koleksi, dan digitalisasi administrasi diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi SDN Bantar Endah.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung peningkatan budaya literasi melalui pemanfaatan fasilitas pendidikan yang lebih optimal. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, perpustakaan SDN Bantar Endah diharapkan dapat terus menjadi ruang belajar yang nyaman dan menarik bagi siswa.
Penulis: Sheila Aulia Ramadhani
Editor: Vanessa Nindi Utama