Cimayang, BERITA PPM ONLINE — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 231 Altera UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melaksanakan kegiatan Pendampingan UMKM dalam Pembuatan QRIS di Desa Cimayang pada 19–20 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi salah satu program kerja KKN 231 Altera dalam bidang ekonomi, kewirausahaan, dan digitalisasi untuk membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan transaksi non-tunai.
Kegiatan pendampingan dilaksanakan selama dua hari dengan mengunjungi lingkungan warga dan pelaku UMKM di Desa Cimayang. Mahasiswa KKN memberikan pendampingan secara langsung agar para pelaku usaha dapat memahami manfaat serta cara menggunakan QRIS sebagai salah satu metode pembayaran dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Pada hari pertama, Rabu (19/8/2026), mahasiswa KKN 231 Altera memberikan penjelasan mengenai QRIS, mulai dari pengertian, manfaat, hingga cara kerjanya. Setelah penyampaian informasi, mahasiswa turut membantu pelaku UMKM dalam melakukan proses pendaftaran akun usaha secara langsung.
Pendampingan kemudian dilanjutkan pada hari kedua, Kamis (20/8/2026). Mahasiswa melakukan peninjauan terhadap akun usaha yang telah didaftarkan untuk memastikan status verifikasinya. Setelah akun dinyatakan terverifikasi, mahasiswa membantu mencetak QRIS sehingga dapat langsung digunakan oleh pelaku UMKM untuk menerima pembayaran dari pelanggan.
Para pelaku UMKM mengikuti setiap tahapan pendampingan dengan antusias. Salah satu pemilik warung mengungkapkan rasa senangnya setelah mendapatkan QRIS untuk mendukung kegiatan usahanya.
“Wah, keren juga ya, ada suaranya setiap kali ada pembayaran masuk, jadi langsung ketahuan kalau transaksinya berhasil. Terima kasih banyak untuk adik-adik KKN Altera 231 yang sudah membantu kami sampai punya QRIS sendiri. Sekarang jualan jadi lebih praktis dan pembeli juga lebih nyaman kalau mau bayar,” ujarnya.
Bagi pelaku UMKM, kehadiran QRIS memberikan alternatif pembayaran yang lebih praktis sekaligus membantu memudahkan transaksi dengan pelanggan. Pendampingan yang dilakukan mahasiswa juga memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk mengenal dan memanfaatkan teknologi digital dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, KKN 231 Altera berharap penggunaan transaksi digital di kalangan UMKM Desa Cimayang dapat semakin berkembang. Pemanfaatan QRIS diharapkan menjadi salah satu langkah untuk mendukung pelaku usaha agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan meningkatkan daya saing di era digital.
Pendampingan pembuatan QRIS tersebut menjadi bagian dari kontribusi KKN 231 Altera UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam mendorong digitalisasi ekonomi masyarakat. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi langkah awal bagi terwujudnya UMKM Desa Cimayang yang lebih modern, praktis, dan berdaya saing.
Penulis: Tasya Safira
Editor: Vanessa Nindi Utama