Dorong Pertanian Berkelanjutan, KKN Kindara 320 Edukasi Warga Kiarasari tentang Ecoenzim dan Biosaka

    25 Agustus 2026
    3 Menit Baca
    Dorong Pertanian Berkelanjutan, KKN Kindara 320 Edukasi Warga Kiarasari tentang Ecoenzim dan Biosaka

    KIarasari, BERITA PPM Online — Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kindara 320 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengajak masyarakat Desa Kiarasari, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, memanfaatkan bahan organik di lingkungan sekitar untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Ajakan tersebut diwujudkan melalui edukasi dan praktik pembuatan ecoenzim dan biosaka yang digelar pada Minggu (9/8/2026).

     

    Mengusung tema “Memanfaatkan Pupuk Organik untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan”, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi KKN Kindara 320 bagi masyarakat, khususnya warga yang bekerja sebagai petani dan pekebun. Melalui kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan pada pemanfaatan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai bagian dari kebutuhan pertanian dan perkebunan.

     

    Kegiatan berlangsung pukul 13.00–15.00 WIB dan diikuti sekitar 35 peserta. Peserta terdiri atas Ketua RW 07, Ketua RT 01 dan RT 02, anggota KKN Kindara 320, serta warga setempat yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan pekebun.

     

    Selain memberikan pengetahuan, kegiatan ini dirancang untuk membekali masyarakat dengan keterampilan praktis dalam mengolah bahan organik dan limbah sayuran agar memiliki nilai guna. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan potensi yang tersedia di lingkungan sekitar untuk menunjang kegiatan pertanian dan perkebunan.

     

    Materi sekaligus praktik pembuatan ecoenzim dan biosaka disampaikan oleh Daniya Kautsanarainani dan Destiana Raihan Afifa dari GENTANUSA (Generasi Citra Tani Nusantara). Para narasumber menjelaskan pemanfaatan bahan-bahan seperti sampah sayuran serta buah-buahan dan mengajak peserta mempraktikkan secara langsung proses pembuatannya.

     

    Kegiatan berlangsung secara interaktif sehingga peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik yang dapat diterapkan dalam aktivitas pertanian dan perkebunan sehari-hari.

     

    Ketua pelaksana kegiatan, Zaky Fauzan Khalif, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan KKN Kindara 320 terhadap sektor pertanian masyarakat Desa Kiarasari. Menurutnya, pemanfaatan limbah, khususnya sampah sayuran, menjadi produk yang dapat digunakan dalam kegiatan pertanian merupakan langkah sederhana yang sekaligus dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

     

    “Kegiatan ini penting dilakukan sebagai bentuk dukungan kami dalam bidang pertanian, khususnya dalam memanfaatkan limbah sampah sayuran agar dapat diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Zaky Fauzan Khalif.

     

    KKN Kindara 320 berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada tahap sosialisasi, tetapi dapat mendorong masyarakat untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dengan memanfaatkan potensi serta bahan yang tersedia di lingkungan sekitar secara lebih optimal.

     

    Kegiatan dipandu oleh Zahra Nur Rahma dan Nurlaila Ramadhani sebagai pembawa acara. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang melibatkan narasumber, perangkat lingkungan, mahasiswa KKN Kindara 320, dan seluruh peserta.

     

    Melalui edukasi dan praktik pembuatan ecoenzim dan biosaka, KKN Kindara 320 berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi sektor pertanian dan perkebunan masyarakat Desa Kiarasari. Selain menambah keterampilan, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya pemanfaatan limbah organik dan pengelolaan sumber daya secara bijak untuk mendukung kelestarian lingkungan serta pertanian yang berkelanjutan.

     

    Penulis: Zahrotul Muna
    Editor: Annisa Khafi Rabbani