Jayaraharja, Berita PPM Online — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 225 Arthana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar kegiatan penyuluhan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kampung Setu, Desa Jayaraharja, pada Sabtu (8/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Jayaraharja pukul 09.00–11.30 WIB tersebut membahas pencatatan keuangan sederhana serta pemanfaatan promosi digital untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN 225 Arthana dalam memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada pelaku UMKM. Penyuluhan dihadiri oleh pelaku UMKM Kampung Setu serta sejumlah tokoh masyarakat, di antaranya Ketua RW, Ketua RT, dan kader PKK Kampung Setu, Desa Jayaraharja.
Berdasarkan hasil survei dan observasi lapangan, UMKM di Desa Jayaraharja memiliki potensi yang cukup besar dan bergerak di berbagai sektor, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga perdagangan hasil perkebunan. Namun, sebagian pelaku usaha masih menjalankan kegiatan produksi secara tidak rutin dan bergantung pada pesanan atau momentum tertentu.
Selain itu, pengelolaan keuangan usaha masih dilakukan secara sederhana. Sebagian pelaku UMKM belum memisahkan keuangan pribadi dan usaha serta belum melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran secara sistematis. Kondisi tersebut membuat pelaku usaha mengalami kesulitan dalam mengetahui keuntungan, mengevaluasi usaha, maupun mengambil keputusan bisnis.
Di sisi pemasaran, sebagian pelaku UMKM juga masih mengandalkan promosi dari mulut ke mulut. Pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi dan penjualan belum dilakukan secara optimal, meskipun sebagian besar pelaku usaha telah memiliki telepon pintar yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemasaran digital.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh Salsabila Imaniah sebagai pembawa acara. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Kelompok KKN 225 Arthana, Fathurrahman Rasyid.
Dalam sambutannya, Fathurrahman menyampaikan terima kasih kepada pihak Desa Jayaraharja, tokoh masyarakat, serta para pelaku UMKM yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan. Ia juga menjelaskan bahwa penyuluhan tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung oleh pelaku UMKM dalam mengelola dan mengembangkan usaha.
Materi pertama mengenai Pencatatan Keuangan Sederhana disampaikan oleh Fathurrahman Rasyid, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Akuntansi. Materi tersebut membahas pentingnya memisahkan keuangan pribadi dan usaha, pencatatan pemasukan dan pengeluaran, serta perhitungan laba dan rugi.
Melalui materi tersebut, pelaku UMKM diberikan pemahaman bahwa pencatatan keuangan tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit. Pencatatan sederhana dapat membantu pelaku usaha mengetahui kondisi keuangan secara lebih jelas sekaligus menjadi dasar dalam melakukan evaluasi dan menentukan langkah pengembangan usaha.
Sesi berikutnya membahas Foto Produk, Penulisan Deskripsi Produk, dan Pembuatan Konten Promosi Sederhana yang disampaikan oleh Desyanti Maharani, mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan Ilmu Politik. Peserta mendapatkan materi mengenai teknik dasar mengambil foto produk menggunakan telepon genggam, membuat deskripsi produk yang informatif dan menarik, serta menghasilkan konten promosi sederhana untuk media sosial.
Selanjutnya, materi mengenai Pemahaman Dasar Promosi Digital untuk UMKM disampaikan oleh M. Najmi Muta'ali, Nadia Abiyanti, dan Aqimul Furqon. Materi tersebut membahas perbedaan promosi konvensional dan digital, manfaat media sosial dalam memperluas jangkauan pemasaran, pengenalan berbagai platform digital, serta langkah awal melakukan promosi secara sederhana dan konsisten.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan sekaligus berdiskusi mengenai pengelolaan keuangan, pembuatan konten, hingga pemanfaatan media digital dalam memasarkan produk. Sesi tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk menghubungkan materi yang diberikan dengan kondisi dan kebutuhan usaha masing-masing.
Melalui kegiatan ini, KKN 225 Arthana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mendorong pelaku UMKM Kampung Setu untuk mulai menerapkan pengelolaan keuangan yang lebih tertata serta memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran. Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha menjalankan kegiatan secara lebih konsisten, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM di Desa Jayaraharja.
Kegiatan penyuluhan kemudian ditutup dengan doa dan dokumentasi bersama. Bagi mahasiswa KKN 225 Arthana, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi masyarakat sekaligus membangun hubungan dengan masyarakat Desa Jayaraharja.
Penulis: Abdulloh Faqih
Editor: Vanessa Nindi Utama