Jejak Karya untuk Sekolah, KKN 261 Bakti Nayaka UIN Jakarta Tutup Pengabdian dengan Mading Kenangan di SDN Lebak Wangi

    6 September 2026
    2 Menit Baca
    Jejak Karya untuk Sekolah, KKN 261 Bakti Nayaka UIN Jakarta Tutup Pengabdian dengan Mading Kenangan di SDN Lebak Wangi

    Lebak Wangi, BERITA PPM Online – Rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 261 Bakti Nayaka UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, resmi berakhir melalui acara penutupan di SDN Lebak Wangi pada Senin, 24 Agustus 2026. Momen tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menyerahkan majalah dinding (mading) sebagai kenang-kenangan bagi pihak sekolah.

     

    Mading tersebut merupakan hasil karya seluruh anggota KKN 261 Bakti Nayaka yang dikerjakan sebagai salah satu program kerja selama masa pengabdian di Desa Lebak Wangi. Pembuatannya dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari perencanaan desain, penentuan konten dan rubrik yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa sekolah dasar, hingga pengerjaan secara gotong royong.

     

    Mading dirancang dengan tampilan edukatif dan menarik serta memuat berbagai informasi dan ruang kreativitas bagi siswa. Keberadaan mading tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan pihak sekolah sebagai media informasi sekaligus sarana bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan mengekspresikan gagasan.

     

    Acara penutupan dan penyerahan mading dihadiri oleh seluruh anggota KKN 261 Bakti Nayaka, kepala sekolah, dewan guru, serta siswa-siswi SDN Lebak Wangi. Suasana haru mewarnai kegiatan sebagai penanda berakhirnya rangkaian program mahasiswa bersama pihak sekolah selama masa pengabdian.

     

    Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SDN Lebak Wangi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi mahasiswa KKN 261 Bakti Nayaka selama berada di lingkungan sekolah. Mading yang diserahkan dinilai dapat memberikan manfaat bagi sekolah karena menjadi salah satu fasilitas yang dibutuhkan sebagai media penyampaian informasi dan kreativitas siswa.

     

    Pihak sekolah berharap mading tersebut dapat terus digunakan dan dimanfaatkan secara maksimal oleh siswa maupun guru. Selain sebagai media informasi, keberadaan mading juga diharapkan dapat menjadi pengingat atas kebersamaan yang telah terjalin antara mahasiswa KKN dan keluarga besar SDN Lebak Wangi.

     

    Selain penyerahan mading, acara penutupan diisi dengan sambutan, penyampaian ucapan terima kasih dari perwakilan mahasiswa, serta sesi foto bersama. Kehangatan terlihat dari antusiasme siswa dan pihak sekolah dalam mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.

     

    Bagi KKN 261 Bakti Nayaka, mading yang ditinggalkan bukan sekadar karya fisik, tetapi juga menjadi simbol harapan agar semangat belajar dan kreativitas siswa SDN Lebak Wangi dapat terus tumbuh. Meski masa pengabdian telah berakhir, manfaat dari program yang telah dijalankan diharapkan tetap dapat dirasakan oleh pihak sekolah.

     

    Melalui program tersebut, KKN 261 Bakti Nayaka UIN Jakarta berharap mading dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi SDN Lebak Wangi sekaligus menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung lingkungan pendidikan di Desa Lebak Wangi.

     

    Penulis: Nabila Maulida Zahra
    Editor: Vanessa Nindi Utama