Kelola Sampah dari Rumah, KKN 094 Bhumiwira UIN Jakarta Kenalkan Pembuatan Biopori dan Komposter di RW 006 Rambutan

    27 Agustus 2026
    3 Menit Baca
    Kelola Sampah dari Rumah, KKN 094 Bhumiwira UIN Jakarta Kenalkan Pembuatan Biopori dan Komposter di RW 006 Rambutan

    Jakarta Timur, BERITA PPM Online – Pengelolaan sampah menjadi salah satu persoalan lingkungan yang masih membutuhkan perhatian, termasuk di lingkungan RW 006, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Berdasarkan hasil survei dan observasi lapangan, masih diperlukan peningkatan kesadaran serta keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik agar dapat dimanfaatkan secara tepat dan mendukung terciptanya lingkungan yang bersih serta berkelanjutan.

     

    Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 094 Bhumiwira UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Praktik Pembuatan Biopori dan Komposter pada Minggu (5/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB tersebut bertempat di Taman RT 002/RW 006, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

     

    Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bidang pengelolaan sampah melalui Aksi Lestari: “Gerakan Pengelolaan Sampah Terpadu Menuju Lingkungan Bersih, Produktif, dan Berkelanjutan”. Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas Ketua RW, Ketua RT, kader PKK, anggota Karang Taruna, serta perwakilan warga dari masing-masing RT di RW 006.

     

    Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai permasalahan sampah organik, manfaat pengelolaan sampah, serta pengenalan metode biopori dan komposter. Materi disampaikan oleh Ananda Mutiara Lestari, mahasiswa KKN 094 Bhumiwira dari Program Studi Agribisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

     

    Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengolah sampah organik sejak dari sumbernya. Selain dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, sampah organik juga dapat dimanfaatkan kembali menjadi kompos yang berguna untuk mendukung penghijauan dan budidaya tanaman.

     

    Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan komposter sederhana menggunakan galon bekas. Pemanfaatan barang bekas tersebut menjadi contoh bahwa pengolahan sampah organik dapat dilakukan menggunakan alat dan bahan yang sederhana serta mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

     

    Dalam praktik tersebut, peserta mempelajari tahapan pembuatan komposter, mulai dari menyiapkan dan memodifikasi galon bekas, membuat lubang untuk sirkulasi udara dan keran pengambilan cairan hasil penguraian, hingga memasukkan tanah, daun kering, dan sampah organik dapur sebagai bahan kompos. Peserta juga diperkenalkan dengan penggunaan larutan aktivator untuk membantu proses penguraian bahan organik.

     

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan lubang resapan biopori. Peserta diajak menentukan lokasi yang sesuai, membuat lubang berbentuk silinder secara vertikal menggunakan bor biopori, kemudian memasukkan sampah organik seperti sisa dapur, daun kering, dan sisa tanaman ke dalam lubang.

     

    Melalui praktik tersebut, masyarakat memperoleh pemahaman bahwa biopori tidak hanya dapat membantu meningkatkan daya resap air dan mengurangi potensi genangan, tetapi juga dapat menjadi media pengolahan sampah organik melalui proses penguraian alami.

     

    Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan. Peserta aktif mengikuti setiap tahapan, mulai dari penyampaian materi, persiapan alat dan bahan, hingga praktik langsung pembuatan komposter dan biopori. Ketertarikan warga juga terlihat terhadap metode pengelolaan sampah yang sederhana, ramah lingkungan, dan dapat diterapkan secara mandiri di rumah masing-masing.

     

    Melalui kegiatan ini, KKN 094 Bhumiwira UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berharap masyarakat RW 006 Kelurahan Rambutan dapat menerapkan pengelolaan sampah organik secara mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah untuk membangun kebiasaan pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

     

    Penulis: Nadhifa Umni Rahayu dan Muhammad Haykal
    Editor: Vanessa Nindi Utama