Depok, BERITA PPM Online – Memahami batasan diri dan keberanian untuk bersuara menjadi hal penting bagi remaja dalam mencegah kekerasan seksual. Berangkat dari hal tersebut, mahasiswa KKN 130 Swarakarsa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar seminar interaktif bertajuk “Kenali Batas, Berani Bersuara: Say No to Kekerasan Seksual” di SMP Harapan Bangsa, Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, pada Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB tersebut diikuti 54 siswa kelas VIII. Seminar dirancang secara interaktif agar siswa dapat memahami materi mengenai batasan diri dan kekerasan seksual melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan diawali dengan permainan “Mitos atau Fakta”. Para siswa diberikan kertas bertuliskan “Benar” dan “Salah” untuk menentukan jawaban atas sejumlah pernyataan yang disampaikan. Melalui permainan tersebut, mahasiswa KKN mengajak siswa mengidentifikasi sekaligus meluruskan berbagai pemahaman yang keliru mengenai kekerasan seksual.
Memasuki sesi materi, mahasiswa KKN 130 Swarakarsa menjelaskan pengertian kekerasan seksual serta perbedaannya dengan bentuk kekerasan lainnya. Siswa juga diajak memahami dampak psikologis yang dapat ditimbulkan serta meningkatkan kepekaan terhadap tindakan yang terjadi di lingkungan sekitar.
Mahasiswa KKN turut menjelaskan bahwa sejumlah tindakan yang kerap dianggap sebagai gurauan atau sesuatu yang lumrah, baik di ruang publik, sekolah, maupun lingkungan rumah, dapat menjadi bentuk kekerasan seksual apabila melanggar batasan dan membuat seseorang merasa tidak aman atau tidak nyaman.
Selain mengenali bentuk kekerasan seksual, siswa dibekali gerakan “BERANI” sebagai langkah untuk menghargai batasan diri sendiri dan orang lain. Materi tersebut diarahkan agar siswa memiliki keberanian untuk menjaga diri, bersuara, serta mencari bantuan ketika menghadapi situasi yang membuat mereka tidak aman.
Suasana kegiatan semakin emosional ketika seluruh peserta menyanyikan lagu “Jagalah Diri” bersama. Lagu tersebut menjadi bagian refleksi bagi siswa untuk mengingat pentingnya menjaga diri dan menghargai diri sendiri maupun orang lain.
Sebagai penutup, mahasiswa KKN mengajak seluruh siswa mengikuti kegiatan “Pohon Komitmen”. Setiap siswa menuliskan janji pribadi untuk saling menjaga dan menolak segala bentuk kekerasan seksual, kemudian menempelkannya pada pohon yang telah disediakan.
Melalui seminar tersebut, KKN 130 Swarakarsa berharap siswa dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai batasan diri, mampu mengenali tindakan kekerasan seksual, serta berani bersuara ketika menghadapi atau menyaksikan tindakan yang tidak semestinya. Kegiatan ini diharapkan dapat turut membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Penulis: Apriyani Mulki
Editor: Vanessa Nindi Utama