Tigaraksa, BERITA PPM Online — Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 306 Bhumi Vidya UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Seminar Anti-Bullying di SMP Islam Syekh Mubarok, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi upaya mahasiswa dalam mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah bagi siswa.
Seminar yang berlangsung pukul 08.00–10.00 WIB ini diikuti oleh 80 siswa kelas 8 SMP Islam Syekh Mubarok bersama anggota KKN 306 Bhumi Vidya. Kegiatan dilatarbelakangi kepedulian mahasiswa terhadap persoalan perundungan yang masih dapat terjadi di kalangan remaja, khususnya pada jenjang sekolah menengah pertama.
Memasuki fase pencarian jati diri, siswa SMP berada dalam masa perkembangan yang rentan terhadap berbagai dinamika dan gesekan sosial. Karena itu, edukasi mengenai perundungan dinilai penting untuk membantu siswa memahami dampak tindakan bullying terhadap kesehatan mental maupun aktivitas akademik.
Dalam seminar tersebut, siswa mendapatkan edukasi mengenai berbagai bentuk perundungan, mulai dari bullying secara fisik dan verbal hingga cyberbullying. Selain mengenali bentuk-bentuk perundungan, siswa juga diajak untuk menumbuhkan empati terhadap sesama serta memiliki keberanian untuk melapor apabila menjadi korban maupun menyaksikan tindakan bullying di lingkungan sekitar.
Materi disampaikan secara interaktif oleh Kanaya Zahrah Hasan, mahasiswa Program Studi Biologi UIN Jakarta, dan Nisrina Maulida, mahasiswa Program Studi Kimia UIN Jakarta, yang merupakan anggota KKN 306 Bhumi Vidya sekaligus narasumber kegiatan. Keduanya memberikan pemahaman mengenai karakteristik bullying serta dampak psikologis yang dapat ditimbulkan dalam jangka panjang.
Untuk memperkuat pemahaman siswa, seminar dilanjutkan dengan penayangan video edukatif bertema anti-bullying. Kegiatan kemudian berlangsung semakin interaktif melalui sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendiskusikan persoalan perundungan.
Sebagai penutup, seluruh siswa kelas 8 mengikuti kegiatan penempelan kertas pada papan komitmen. Melalui kertas tersebut, siswa menuliskan komitmen, pesan dukungan, maupun pengalaman mereka sebagai simbol tekad untuk bersama-sama melawan perundungan.
Melalui Seminar Anti-Bullying, KKN 306 Bhumi Vidya berharap edukasi yang diberikan dapat mendorong siswa untuk lebih peka terhadap tindakan perundungan, membangun empati dalam pertemanan, serta berani mengambil tindakan dengan melapor ketika menemukan kasus bullying. Upaya tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan mendukung perkembangan siswa.
Penulis: Kanaya Zahrah Hasan
Editor: Annisa Khafi Rabbani