Bogor, BERITA PPM Online — Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kindara 320 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta turut berpartisipasi dalam tradisi Seren Taun yang dilaksanakan masyarakat Kampung Ciparahu, Desa Kiarasari, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Rabu (5/8/2026). Tradisi adat tahunan tersebut menjadi salah satu bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang telah diperoleh.
Dalam tradisi Seren Taun, masyarakat mengarak berbagai hasil bumi yang dikenal dengan sebutan “dongdang”. Hasil pertanian dan perkebunan seperti padi, jagung, buah-buahan, singkong, dan sayuran dibawa dalam arak-arakan bersama sejumlah tumpeng.
Seluruh hasil bumi tersebut kemudian diarak mengelilingi Kampung Ciparahu sebelum rangkaian kegiatan berpusat di kediaman Mbah Kolot, sosok yang dituakan dan dihormati oleh masyarakat setempat.
Seren Taun tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur atas hasil bumi, tetapi juga memiliki nilai sosial dan budaya bagi masyarakat Kampung Ciparahu. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tersebut menjadi momentum bagi warga untuk berkumpul, mempererat kebersamaan, sekaligus menjaga warisan budaya lokal.
Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya warga yang mengikuti arak-arakan hasil bumi. Salah satu anggota KKN Kindara 320 mengaku kagum melihat tradisi tersebut masih berlangsung dan dijaga oleh masyarakat.
“Acaranya sangat ramai dan meriah. Budaya seperti ini sudah jarang ditemukan, tetapi di sini tradisinya masih sangat melekat dan terus dijaga oleh masyarakat.”
Salah satu warga Kampung Ciparahu juga menjelaskan bahwa Seren Taun bukan satu-satunya tradisi adat yang masih dilaksanakan masyarakat setempat. Menurutnya, terdapat pula kegiatan Muharaman dengan ritual sedekah bumi serta berbagai acara adat lainnya.
“Ya, selain Seren Taun, ada juga acara Muharaman dengan ritual sedekah bumi sebagai bentuk rasa syukur, dan masih banyak acara adat lainnya,” ungkap salah satu warga.
Keikutsertaan KKN Kindara 320 dalam kegiatan Seren Taun menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat kehidupan sosial dan budaya masyarakat Desa Kiarasari. Selain berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat, mahasiswa juga memperoleh pengalaman dalam memahami nilai kebersamaan, rasa syukur, dan pelestarian tradisi lokal.
Melalui partisipasi tersebut, KKN Kindara 320 berharap keberadaan mahasiswa di Desa Kiarasari tidak hanya memberikan kontribusi melalui program kerja, tetapi juga mampu menghargai, mendukung, dan turut menjaga keberagaman budaya serta kearifan lokal yang menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat.
Editor: Annisa Khafi Rabbani