Kenalkan Sains dan Kreativitas Sejak Dini, KKN 195 Nirantara Ajak Anak Ciampea Udik Berkreasi melalui Eco-Print

    19 Agustus 2026
    3 Menit Baca
    Kenalkan Sains dan Kreativitas Sejak Dini, KKN 195 Nirantara Ajak Anak Ciampea Udik Berkreasi melalui Eco-Print

    Ciampea Udik, Berita PPM Online – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 195 Nirantara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar kegiatan “Satu Anak Satu Karya: Eco Print dan Eksperimen Kunyit Asam-Basa” bagi anak usia dini di Desa Ciampea Udik, pada Sabtu (1/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Posko KKN Nirantara tersebut diikuti oleh 30 anak yang berdomisili di sekitar RW 01 Ciampea Udik.

     

    Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam mengenalkan konsep sains sekaligus mengembangkan kreativitas dan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan yang sederhana, interaktif, dan menyenangkan. Program tersebut dirancang dengan pendekatan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM) yang disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini.

     

    Kegiatan menghadirkan Malika Izza Purna, mahasiswi Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus fasilitator KKN Kelompok 195 Nirantara. Selama kegiatan, anak-anak didampingi oleh mahasiswa KKN untuk mengikuti setiap tahapan praktik.

     

    Pada awal kegiatan, peserta diberikan penjelasan dan instruksi menggunakan media visual berupa sketsa gambar pakaian. Media tersebut digunakan untuk membantu anak memahami gambaran tata letak daun pada kain sekaligus memunculkan ide sebelum memulai praktik.

     

    Memasuki kegiatan eco-print, anak-anak memilih berbagai dedaunan yang telah disediakan. Daun tersebut kemudian diletakkan di atas kain tote bag yang telah dilapisi plastik. Anak-anak selanjutnya mempraktikkan teknik pounding dengan memukul daun menggunakan batu hingga warna dan bentuk daun berpindah ke permukaan kain.

     

    Aktivitas tersebut memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada anak melalui kegiatan melihat, menyentuh, memilih, dan mengolah bahan alam. Selain menghasilkan karya, proses pounding juga membantu melatih koordinasi tangan dan mata serta kemampuan motorik halus anak.

     

    Setelah kegiatan eco-print, anak-anak mengikuti eksperimen sederhana menggunakan ekstrak kunyit untuk mengenalkan konsep asam dan basa. Anak-anak diajak mengamati perubahan warna ekstrak kunyit ketika berinteraksi dengan bahan yang memiliki sifat berbeda.

     

    Dalam sesi tersebut, Malika menjelaskan perubahan warna kunyit dengan bahasa yang mudah dipahami anak.

     

    “Nah, Adik-adik tahu tidak? Kunyit itu hebat banget. Kalau kena air deterjen yang rasanya basa, warnanya bisa berubah jadi merah kecokelatan!” ujar Malika.

     

    Ia kemudian mengaitkan eksperimen tersebut dengan pengalaman anak dalam beradaptasi terhadap lingkungan.

     

    “Wah, seperti itulah kita, ya! Kalau lagi main atau ketemu teman baru, kita mungkin kelihatan beda atau malu-malu. Tapi ingat, perubahan itu justru bikin kita jadi anak yang makin hebat, pintar, dan hebat menyesuaikan diri!” lanjutnya.

     

    Melalui eksperimen tersebut, anak-anak tidak hanya diperkenalkan dengan konsep sains secara sederhana, tetapi juga diberikan ruang untuk mengamati perubahan yang terjadi melalui pengalaman langsung. Pendekatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu serta keberanian anak untuk bereksplorasi.

     

    Kegiatan berlangsung secara edukatif dan komunikatif dengan menyesuaikan metode pembelajaran terhadap karakteristik anak usia dini. Antusiasme peserta terlihat ketika mereka mengikuti setiap tahapan kegiatan dan menunjukkan hasil karya eco-print yang telah dibuat.

     

    Kegiatan kemudian ditutup dengan memperlihatkan hasil karya masing-masing anak dan foto bersama. Anak-anak tampak antusias dan bangga ketika memamerkan tote bag hasil kreasi mereka bersama pendamping mahasiswa KKN.

     

    Melalui program “Satu Anak Satu Karya”, KKN Kelompok 195 Nirantara berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membantu mengenalkan literasi sains, melatih motorik halus, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan kepercayaan diri anak sejak usia dini.

     

    Penulis: Malika Izza Purna
    Editor: Vanessa Nindi Utama