KKN 115 Vidyantara UIN Jakarta Pasang 50 Lubang Biopori sebagai Solusi Masalah Sampah di Pasir Putih

    25 Agustus 2026
    2 Menit Baca
    KKN 115 Vidyantara UIN Jakarta Pasang 50 Lubang Biopori sebagai Solusi Masalah Sampah di Pasir Putih

    Pasir Putih, BERITA PPM Online - Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 115 Vidyantara Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta melaksanakan kegiatan pemasangan lubang biopori di lingkungan RW 01, Kelurahan Pasir Putih, Minggu (9/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan solusi konkret atas permasalahan sampah di lingkungan setempat.

     

    Pemasangan biopori berlangsung pada Minggu pagi dan disebar ke lima titik RT di wilayah RW 01. Program ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kepedulian sebagian masyarakat terhadap pengelolaan sampah serta belum maksimalnya sistem pengelolaan sampah di lingkungan tersebut, sehingga warga cenderung membakar sampah sebagai langkah akhir.

     

    Sebelum eksekusi lapangan, KKN Vidyantara 115 telah melakukan serangkaian persiapan teknis dan sosialisasi. Langkah ini diawali dari arahan Lurah Pasir Putih, Umar Wijaya, saat pembukaan KKN pada Jumat (31/7/2026) yang meminta mahasiswa membawa solusi atas masalah sampah, dilanjutkan dengan sosialisasi edukatif kepada warga di Kantor Kelurahan pada Sabtu (8/8/2026).

     

    Keterlibatan dan antusiasme warga terlihat jelas selama proses pemasangan. Beberapa warga bahkan secara sukarela menawarkan area pekarangan rumah mereka untuk dijadikan lokasi pembuatan lubang biopori.

    Ketua KKN 115 Vidyantara, Juan, menyampaikan bahwa program ini dirancang sebagai langkah awal yang realistis untuk memicu perubahan pola pikir masyarakat.

     

    “Pemasangan biopori merupakan langkah sederhana sebagai solusi jangka pendek atas permasalahan sampah di lingkungan. Harapannya ke depan terbangun budaya peduli sampah agar masyarakat mampu mengelola sampah secara mandiri dengan lebih baik,” ujar Juan.

     

    Melalui program ini, KKN 115 Vidyantara berharap hadirnya 50 lubang biopori tidak hanya menyerap sampah organik secara optimal, tetapi juga menjadi pemantik bagi lahirnya gerakan-gerakan lingkungan lainnya di Kelurahan Pasir Putih secara berkelanjutan.

     

    Penulis: M. Fakhri Husseini
    Editor: Vanessa Nindi Utama