Depok, BERITA PPM Online – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 130 Swarakarsa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Seminar Anti-Bullying di SDN Curug 2 Cimanggis, Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, pada Kamis (20/8/2026). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya perundungan sekaligus menanamkan nilai toleransi, empati, dan sikap saling menghormati antarteman.
Seminar yang berlangsung pukul 10.00 hingga 13.00 WIB tersebut diikuti 198 siswa yang terbagi dalam dua sesi, yakni siswa kelas 5 dan kelas 6. Masing-masing jenjang terdiri atas tiga kelas. Kegiatan turut dihadiri para wali kelas SDN Curug 2 Cimanggis yang mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN 130 Swarakarsa di bidang pendidikan. Melalui seminar tersebut, mahasiswa mengajak siswa memahami bahwa perundungan bukan sekadar candaan, tetapi dapat memberikan dampak terhadap perasaan, kepercayaan diri, serta hubungan sosial seseorang.
Materi yang diberikan mencakup berbagai bentuk perundungan, mulai dari bullying fisik, verbal, sosial, hingga cyberbullying. Siswa juga mendapatkan pemahaman mengenai langkah yang dapat dilakukan untuk menghadapi dan mencegah perundungan, seperti berani mengatakan tidak, melaporkan kejadian kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya, serta tidak mengucilkan korban.
Pada sesi pertama, materi disampaikan oleh Alqi Apriza, mahasiswa Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam, dan Libna Azelea Nasya, mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Sementara itu, sesi kedua diisi oleh Dara Mitha, mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan Husein Daud Al Rasyid, mahasiswa Program Studi Ilmu Tasawuf. Keempat pemateri merupakan anggota KKN 130 Swarakarsa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan menggunakan bahasa serta contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Selain pemaparan materi, mahasiswa mengajak siswa bernyanyi melalui lagu “Ayo Menjadi Teman yang Baik” dan menyaksikan film animasi bertema perundungan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman mengenai tindakan perundungan yang pernah ditemui siswa. Para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan dengan bernyanyi bersama, menyimak film, menjawab pertanyaan, serta menyampaikan pendapat dan pengalaman mereka.
Menjelang akhir kegiatan, siswa mengikuti sesi menulis surat sebagai ruang untuk menyampaikan pengalaman, kesan, maupun pesan dukungan terkait perundungan. Surat tersebut kemudian dimasukkan secara anonim ke dalam kotak surat yang telah disediakan oleh mahasiswa KKN.
Seminar ditutup dengan sesi afirmasi yang pada sesi pertama dipandu oleh Sayyidah Novila Fitri, mahasiswi Program Studi Biologi, dan pada sesi kedua oleh Fadhil Erroyani, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam. Melalui sesi tersebut, siswa diajak untuk lebih menyadari perkataan dan tindakan yang dilakukan serta mempertimbangkan dampaknya terhadap orang lain.
Melalui Seminar Anti-Bullying, KKN 130 Swarakarsa berharap edukasi yang diberikan dapat menumbuhkan kepedulian siswa terhadap tindakan perundungan di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa mengenai bullying, tetapi juga mendorong mereka untuk saling menghargai, peduli terhadap teman, dan berani mengambil langkah ketika menemukan tindakan perundungan di sekitarnya.
Penulis: Yovie Shafa Aulia Maymalaputri
Editor: Vanessa Nindi Utama