Tapos, BERITA PPM ONLINE - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 139 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melaksanakan kegiatan pengolahan sampah botol dan plastik menjadi ecobrick berbentuk ikon “RW 04” di lingkungan Tapos, Depok, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00–17.00 WIB tersebut menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam mengajak masyarakat memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh persoalan sampah rumah tangga yang masih ditemukan di wilayah Tapos. Selama ini, sebagian masyarakat masih menangani sampah dengan cara membakarnya. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN 139 berinisiatif mengenalkan alternatif pengelolaan sampah melalui pemilahan dan pemanfaatan kembali sampah botol serta plastik menjadi ecobrick.
Ecobrick merupakan botol plastik yang diisi dan dipadatkan dengan sampah plastik maupun material tertentu sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan alternatif untuk berbagai keperluan. Dalam kegiatan ini, ecobrick digunakan sebagai material utama untuk membentuk ikon bertuliskan “RW 04”.
Proses pembuatan dilakukan bersama seluruh anggota KKN 139 dan anak-anak dari lingkungan sekitar Tapos. Botol plastik berukuran 600 mililiter terlebih dahulu dicuci hingga bersih. Selanjutnya, sampah seperti bungkus makanan ringan, plastik kemasan air minum, sedotan, kardus, dan kertas digunting menjadi bagian-bagian kecil sebelum dimasukkan ke dalam botol secara bertahap.
Sampah tersebut kemudian dipadatkan hingga setiap botol memiliki berat yang seragam, yaitu sekitar 240 gram. Ecobrick yang telah selesai dibuat selanjutnya disusun menjadi ikon tulisan “RW 04” dengan tinggi huruf sekitar 60 sentimeter, lebar 23 sentimeter, dan panjang keseluruhan 140 sentimeter.
Untuk memperkuat struktur ikon, mahasiswa menggunakan kerangka besi hollow sebagai rangka utama dan material GRC (Glassfiber Reinforced Cement) sebagai alas. Sebagai bagian dari kenang-kenangan kegiatan, ikon tersebut juga dilengkapi dengan cap tangan anak-anak dan anggota KKN 139 yang terlibat dalam proses pembuatannya.
Selain membuat ikon ecobrick, mahasiswa KKN 139 turut membuat plakat edukasi yang berisi informasi mengenai perkiraan waktu yang dibutuhkan berbagai jenis sampah untuk terurai. Media tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat, khususnya anak-anak, memahami dampak sampah terhadap lingkungan sekaligus pentingnya melakukan pemilahan sejak dini.
Kegiatan yang dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak dan masyarakat mengenai pentingnya mengelola sampah secara bijak. Melalui pemanfaatan botol dan plastik menjadi ecobrick, mahasiswa KKN 139 ingin menunjukkan bahwa sampah yang selama ini dianggap tidak berguna masih dapat diolah menjadi karya yang memiliki nilai guna dan estetika.
Melalui program tersebut, KKN 139 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berharap kebiasaan memilah dan memanfaatkan sampah dapat terus berkembang di tengah masyarakat Tapos. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi salah satu langkah sederhana dalam meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
Penulis: Nailah Salwa Aulia
Editor: Vanessa Nindi Utama