Bogor, Berita PPM Online — Kelompok KKN 148 Prabangkara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menghadirkan program edukatif “Taman Ilmu” bagi anak-anak di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Kegiatan yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan tersebut menjadi wadah belajar alternatif yang memadukan pendidikan, eksperimen sains sederhana, kreativitas, aktivitas fisik, dan permainan dalam suasana yang menyenangkan.
Program “Taman Ilmu” dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada penyampaian materi secara konvensional. Melalui pembelajaran berbasis praktik dan aktivitas interaktif, anak-anak diajak memahami berbagai konsep sederhana sekaligus mengembangkan kreativitas dan kemampuan bekerja sama.
Kegiatan dilaksanakan di teras Posko KKN 148 Prabangkara yang berlokasi di Kampung Cipatat Satu, RT 003/RW 003, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Sementara itu, pertemuan ketiga dilaksanakan di Saung Manfaat.
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam tiga pertemuan. Pertemuan pertama dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026, dengan kegiatan eksperimen mengembangkan balon tanpa ditiup dan membuat kolase pohon. Pertemuan kedua pada Rabu, 12 Agustus 2026, diisi dengan senam sehat serta permainan tebak gaya atau tebak gerakan. Adapun pertemuan ketiga dijadwalkan pada Minggu, 23 Agustus 2026, dengan eksperimen gunung meletus dan pembuatan batik ecoprint.
Kegiatan diikuti sekitar 30–40 anak yang tinggal di sekitar Desa Cibunian, dengan mayoritas peserta merupakan siswa Sekolah Dasar (SD). Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok didampingi oleh dua anggota KKN 148 Prabangkara yang bertugas memberikan arahan dan membantu peserta selama praktik berlangsung.
Setiap kegiatan diawali dengan demonstrasi dari salah satu anggota KKN. Setelah mendapatkan contoh, anak-anak kemudian mempraktikkan kegiatan secara berkelompok dengan pendampingan mahasiswa. Pola tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar melalui pengalaman langsung sekaligus mendorong mereka untuk lebih aktif selama kegiatan.
Melalui eksperimen balon mengembang tanpa ditiup dan gunung meletus, anak-anak diperkenalkan pada reaksi sederhana menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan tersebut dikemas sebagai pembelajaran sains yang sederhana sehingga konsep ilmiah dapat lebih mudah dipahami oleh peserta.
Sementara itu, kegiatan kolase pohon dan batik ecoprint menjadi media bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenal pemanfaatan unsur alam. Adapun senam sehat dan permainan tebak gaya memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif melalui aktivitas fisik, permainan, serta interaksi antarpeserta.
Melalui “Taman Ilmu”, KKN 148 Prabangkara UIN Jakarta berupaya menciptakan ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak Desa Cibunian. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat belajar, kreativitas, kemampuan bekerja sama, serta keberanian anak untuk mencoba dan bereksperimen melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Penulis: Fina Amaliya
Editor: Vanessa Nindi Utama