KKN 232 Parvatakarsa UIN Jakarta Petakan Potensi Wisata Tersembunyi Desa Gunung Sari

    5 September 2026
    2 Menit Baca
    KKN 232 Parvatakarsa UIN Jakarta Petakan Potensi Wisata Tersembunyi Desa Gunung Sari

    Bogor, BERITA PPM Online – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 232 Parvatakarsa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memetakan sejumlah potensi wisata alam di Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, melalui program kerja SIGAP RW 5. Pemetaan tersebut dilakukan pada 20 Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya memperkenalkan potensi lokal sekaligus menyediakan informasi mengenai kondisi wilayah desa.

     

    Program tersebut berangkat dari kondisi sejumlah lokasi wisata di Desa Gunung Sari yang memiliki potensi untuk dikembangkan, tetapi informasi mengenai persebaran lokasinya masih belum terhimpun secara optimal. Melalui pemetaan, mahasiswa berupaya menyajikan informasi mengenai berbagai potensi desa dalam satu media visual yang dapat lebih mudah dipahami masyarakat maupun pendatang.

     

    Peta yang dihasilkan memuat gambaran wilayah Desa Gunung Sari, mulai dari batas administratif, jaringan jalan, sungai, hingga titik-titik lokasi yang menjadi bagian dari potensi desa. Informasi tersebut disajikan menggunakan simbol, warna, dan legenda untuk membantu pembaca memahami jenis serta posisi setiap lokasi yang tercantum.

     

    Sejumlah objek wisata alam turut dimasukkan dalam peta, di antaranya Curug Cigamea, Curug Kondang, Curug Pangeran, Curug Balong Endah, dan Curug Bidadari. Selain wisata air terjun, Pemandian Air Panas Ciparay dan Puncak Mustika Manik juga tercantum sebagai bagian dari potensi wisata yang dipetakan.

     

    Selain titik wisata, peta juga mencantumkan Kantor Desa Gunung Sari, batas administratif, jaringan jalan, serta sungai. Pada bagian lain, terdapat indeks peta yang menunjukkan posisi Desa Gunung Sari dalam wilayah yang lebih luas.

     

    Dalam penyusunannya, mahasiswa menggunakan sejumlah sumber data, di antaranya data Rupabumi Indonesia skala 1:50.000 dari Badan Informasi Geospasial (BIG), data administrasi, serta hasil survei lapangan. Data tersebut kemudian dihimpun untuk menghasilkan gambaran wilayah yang lebih informatif.

     

    Bagi KKN 232 Parvatakarsa UIN Jakarta, pemetaan tidak hanya bertujuan menyajikan informasi mengenai lokasi. Peta tersebut diharapkan dapat menjadi media pengenalan berbagai destinasi yang belum banyak diketahui masyarakat sekaligus membantu memberikan gambaran mengenai letak dan akses menuju sejumlah titik di wilayah Desa Gunung Sari.

     

    Program SIGAP RW 5 menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengenalan potensi lokal Desa Gunung Sari. Melalui pemetaan, berbagai potensi wisata yang tersebar di wilayah desa dapat dihimpun dalam satu media informasi yang lebih terstruktur dan mudah dipahami.

     

    Kehadiran peta potensi desa diharapkan dapat mendukung semakin dikenalnya wisata alam Gunung Sari. Selain menjadi media informasi bagi masyarakat, peta tersebut dapat menjadi langkah awal dalam memperkenalkan berbagai destinasi lokal kepada masyarakat dari luar desa serta membuka peluang pengembangan potensi wisata secara lebih luas.

     

    Editor: Vanessa Nindi Utama