KKN 263 Sakawana UIN Jakarta Edukasi Kader PKK GSS melalui Praktik Pembuatan Eco-Enzyme dan Pupuk Kompos

    27 Agustus 2026
    2 Menit Baca
    KKN 263 Sakawana UIN Jakarta Edukasi Kader PKK GSS melalui Praktik Pembuatan Eco-Enzyme dan Pupuk Kompos

    Kampung Sukatani, BERITA PPM Online – Pengelolaan sampah organik rumah tangga menjadi salah satu tantangan yang masih dihadapi masyarakat. Limbah dapur yang tidak dikelola dengan baik dapat menumpuk dan menimbulkan berbagai persoalan lingkungan. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa KKN 263 Sakawana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk menginisiasi kegiatan edukasi sekaligus praktik pengolahan sampah organik bersama masyarakat.

     

    Melalui kegiatan bertajuk “Penyuluhan, Praktik Pembuatan Eco-Enzyme serta Pupuk Kompos Bersama Kader PKK GSS”, mahasiswa KKN 263 Sakawana memberikan edukasi kepada ibu-ibu anggota PKK GSS di Kampung Sukatani pada Rabu (5/8/2026), pukul 10.00 WIB. Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 anggota PKK GSS serta mahasiswa KKN 263 Sakawana.

     

    Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan limbah dapur yang masih dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat. Selain memberikan pengetahuan, kegiatan juga dirancang agar peserta memperoleh pengalaman praktik dalam membuat eco-enzyme dan pupuk kompos secara mandiri.

     

    Dalam penyampaian materi, pemateri menjelaskan mengenai pengertian eco-enzyme serta berbagai manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Eco-enzyme diperkenalkan sebagai salah satu produk hasil pemanfaatan limbah organik yang dapat digunakan, antara lain, sebagai pembersih alami, membantu membersihkan residu pestisida, serta dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

     

    Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan pupuk kompos dan eco-enzyme. Para peserta mengikuti setiap tahapan yang disampaikan dan memperoleh kesempatan untuk memahami proses pengolahan limbah organik secara lebih aplikatif. Pendekatan praktik tersebut diharapkan dapat memudahkan peserta untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh di lingkungan rumah masing-masing.

     

    Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian cairan eco-enzyme siap pakai kepada seluruh peserta. Cairan tersebut merupakan hasil pembuatan mahasiswa KKN 263 Sakawana pada kegiatan sebelumnya dan diberikan sebagai contoh produk yang dapat dihasilkan melalui pengolahan limbah organik.

     

    Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN 263 Sakawana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berharap masyarakat, khususnya kader PKK GSS, dapat semakin memahami pentingnya pengelolaan sampah organik dari tingkat rumah tangga. Edukasi dan praktik tersebut diharapkan dapat mendorong terbentuknya kebiasaan mengolah limbah dapur secara mandiri sekaligus mengurangi penumpukan sampah organik di lingkungan warga.

     

    Kegiatan ini menjadi salah satu langkah sederhana KKN 263 Sakawana dalam mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Dengan memanfaatkan limbah yang tersedia di rumah, masyarakat tidak hanya dapat mengurangi jumlah sampah, tetapi juga menghasilkan produk yang memiliki manfaat untuk kebutuhan sehari-hari dan lingkungan sekitar.

     

    Penulis: Nadia Tullutfi & Aniqa Salma
    Editor: Vanessa Nindi Utama