Pasir Bolang, BERITA PPM Online - Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan menyenangkan bagi setiap anak untuk belajar, bermain, dan berteman. Namun, perilaku bullying masih menjadi salah satu hal yang perlu dikenalkan dan dicegah sejak dini. Melihat pentingnya hal tersebut, mahasiswa KKN 304 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menghadirkan kegiatan “Sekolah Ramah: Bersama Lawan Bullying” di tiga sekolah dasar di Desa Pasir Bolang.
Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Seglog pada 10 Agustus 2026, SDN Pasir Bolang pada 12 Agustus 2026, dan SDN Cogreg II pada 14 Agustus 2026. Kegiatan diikuti oleh siswa dan siswi kelas 1 hingga kelas 6 dari masing-masing sekolah.
Melalui kegiatan Sekolah Ramah, mahasiswa KKN 304 memberikan edukasi sederhana mengenai bullying agar dapat dipahami oleh siswa dari berbagai jenjang kelas. Materi yang diberikan membahas mengenai apa itu bullying, berbagai bentuk perilaku bullying, serta dampak yang dapat ditimbulkan bagi korban maupun lingkungan di sekitarnya.
Agar penyampaian materi tidak terasa membosankan, mahasiswa KKN 304 menggunakan berbagai cara yang dekat dengan dunia anak-anak. Selain sosialisasi, siswa diajak menyaksikan video pendek yang menggambarkan bahaya bullying. Melalui video tersebut, siswa dapat melihat contoh perilaku bullying dan memahami bahwa tindakan yang dianggap sebagai candaan oleh seseorang bisa saja membuat orang lain merasa sedih, takut, atau tidak nyaman.
Mahasiswa KKN 304 juga memberikan contoh sederhana mengenai perilaku yang sebaiknya dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa diajak untuk lebih memperhatikan cara berbicara, bercanda, dan memperlakukan teman. Pesan yang ingin disampaikan pun sederhana: berteman tidak harus dengan menyakiti, dan bercanda tidak seharusnya membuat orang lain merasa tertekan.
Suasana kegiatan semakin interaktif ketika mahasiswa KKN 304 mengajak para siswa menjawab pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan. Siswa yang berani maju ke depan dan mampu menjawab pertanyaan dengan baik mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi.
Pemberian hadiah tersebut bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi juga menjadi cara untuk mendorong keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat dan berpartisipasi selama kegiatan. Tiga peserta terbaik dari setiap kegiatan mendapatkan hadiah dari mahasiswa KKN 304.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka tidak hanya menyimak materi, tetapi juga berani menjawab pertanyaan dan berbagi pemahaman mengenai bagaimana seharusnya memperlakukan teman di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan Sekolah Ramah, mahasiswa KKN 304 berharap edukasi mengenai bullying dapat menjadi bekal bagi siswa untuk lebih memahami pentingnya saling menghargai. Anak-anak juga diharapkan mampu menjadi bagian dari terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua.
Karena sekolah yang ramah bukan hanya tentang tempat belajar yang nyaman, tetapi juga tentang bagaimana setiap anak merasa diterima, dihargai, dan aman untuk menjadi dirinya sendiri tanpa takut dirundung.
Penulis: Ana Tri Wahyuni
Editor: Vanessa Nindi Utama