Mekarsari, BERITA PPM Online – Kelompok KKN Reguler 311 Sevara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar sosialisasi anti-bullying bertajuk “Berani Peduli” di SDN Mekarsari 02, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 06.30 hingga 12.00 WIB tersebut menyasar siswa kelas 5 dan 6 sebagai upaya membangun lingkungan sekolah yang aman, peduli, dan mendorong keberanian siswa untuk melaporkan tindakan perundungan.
Program “Berani Peduli” dilaksanakan berdasarkan perhatian mahasiswa KKN terhadap potensi perundungan di lingkungan sekolah dasar, khususnya dalam bentuk bullying verbal. Berdasarkan interaksi dengan guru dan siswa, perilaku seperti pemberian julukan berdasarkan kondisi fisik, ejekan, hingga pengucilan dapat berdampak terhadap kepercayaan diri, motivasi belajar, serta kemampuan siswa dalam berinteraksi dengan lingkungan sosial.
Melalui kegiatan ini, siswa diajak mengenali berbagai perilaku yang dapat menyakiti orang lain, memahami perasaan teman melalui empati, serta mengetahui tindakan yang dapat dilakukan ketika melihat atau mengalami bullying. Mahasiswa KKN juga mendorong siswa untuk berani meminta bantuan kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan 14 mahasiswa KKN 311 Sevara yang dibagi ke dalam delapan kelas, yaitu kelas 5A hingga 5D dan kelas 6A hingga 6D. Setiap kelas didampingi oleh tiga hingga empat fasilitator. Sarah, Fariz Azkiansyah, Maulia Azra Arsito, Halimatussa’diyah, serta anggota lainnya turut terlibat dalam mendampingi siswa selama diskusi, permainan, dan permainan peran.
Kegiatan juga dilaksanakan bersama Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SDN Mekarsari 02. Guru BK berperan memberikan arahan serta menyesuaikan materi dengan kondisi dan karakter siswa. Sementara itu, mahasiswa KKN bertindak sebagai fasilitator yang memimpin diskusi dan roleplay menggunakan berbagai contoh kasus yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Materi disesuaikan dengan tingkat kelas. Siswa kelas 5 mengikuti tema “Temanku, Tanggung Jawabku” yang berfokus pada kemampuan membedakan candaan dan tindakan yang menyakiti, membangun empati, serta melatih keberanian membantu teman. Kegiatan dilakukan melalui permainan “Lampu Lalu Lintas”, refleksi empati, roleplay, dan latihan berani melapor.
Sementara itu, siswa kelas 6 mengikuti tema “Berani Bersikap” yang mengajak mereka memahami situasi perundungan yang lebih kompleks, termasuk tekanan teman sebaya (peer pressure) dan perundungan di dunia digital. Siswa diperkenalkan dengan tiga langkah STOP, yaitu Stop, Jauh, dan Cerita, serta diajak memahami pentingnya berpikir sebelum beraktivitas di media sosial melalui segmen “Sebelum Klik, Pikirkan”.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN tidak melakukan investigasi maupun penanganan terhadap kasus pribadi siswa. Siswa yang membutuhkan bantuan lebih lanjut diarahkan untuk menyampaikan permasalahan kepada Guru BK atau wali kelas sehingga dapat memperoleh pendampingan sesuai dengan kebutuhan.
Melalui program “Berani Peduli”, KKN 311 Sevara berharap dapat mendorong terbentuknya budaya sekolah yang aman dan bersahabat. Keberlanjutan program tersebut diharapkan dapat didukung oleh seluruh warga sekolah, khususnya guru dan wali kelas, melalui pendampingan serta tindak lanjut yang berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif bagi perkembangan karakter siswa.
Penulis: Sarah dan Uji
Editor: Vanessa Nindi Utama