KKN Arthajaya 100 Sulap Botol Bekas Jadi Vertical Garden, Asah Kreativitas Siswa

    27 Agustus 2026
    3 Menit Baca
    KKN Arthajaya 100 Sulap Botol Bekas Jadi Vertical Garden, Asah Kreativitas Siswa

    Pamulang, BERITA PPM Online — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Kelompok 100 Arthajaya mengajak siswa UPTD SDN Benda Baru 01 memanfaatkan botol plastik bekas menjadi pot tanaman melalui program Smart & Green Movement: Daur Ulang Sampah Plastik, Kamis (20/8/2026).

     

    Kegiatan yang diikuti sekitar 70 siswa kelas 6 tersebut dilaksanakan melalui praktik langsung pemanfaatan botol plastik bekas. Mahasiswa KKN mendampingi siswa mulai dari menyiapkan dan mengolah botol menjadi wadah tanaman, mengisi pot dengan media tanam, hingga menanam dan menempatkannya pada vertical garden yang tersedia di lingkungan sekolah.

     

    Kegiatan ini dilatarbelakangi pentingnya memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah dan penghijauan sejak dini. Selain mengajarkan pemanfaatan sampah plastik, mahasiswa KKN juga memberikan pemahaman dasar mengenai cara menanam yang tepat.

     

    Siswa dikenalkan dengan penggunaan tanah dan kompos sebagai media tanam. Melalui praktik tersebut, siswa diajak memahami bahwa barang bekas tidak selalu menjadi limbah yang harus dibuang, tetapi dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna.

     

    Kepala UPTD SDN Benda Baru 01, Pry Hartuti, menyambut positif kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Arthajaya 100. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengalaman praktik kepada siswa, tetapi juga memperkenalkan konsep dasar menanam dan pengelolaan lingkungan.

     

    “Yang paling utama adalah konsep. Makanya saya bilang, jangan anggap remeh guru SD, karena anak-anak SD benar-benar belajar dari dasar. Konsep yang mereka terima harus benar sejak awal,” ujar Pry Hartuti.

     

    Ia menilai praktik yang diberikan mahasiswa KKN membantu siswa memahami cara menanam dengan lebih baik. Menurutnya, kegiatan tersebut masih dapat dikembangkan karena terdapat vertical garden di sekolah yang belum terisi.

     

    “Dengan cara yang kemarin diajarkan oleh teman-teman mahasiswa KKN, menurut saya itu luar biasa. Bahkan kalau boleh saya bilang, kegiatan menanamnya masih kurang banyak. Kami masih memiliki vertical garden yang belum terisi. Insyaallah, nanti akan dilanjutkan oleh teman-teman guru di sini,” lanjutnya.

     

    Pry Hartuti juga berharap ilmu yang diberikan mahasiswa KKN dapat diterapkan dan diteruskan oleh siswa maupun pihak sekolah. Menurutnya, pemahaman yang diberikan sejak sekolah dasar penting sebagai dasar dalam membentuk kebiasaan dan pengetahuan siswa mengenai lingkungan.

     

    “Intinya, kami bersyukur dan berterima kasih. Semoga ilmu yang diberikan dapat bermanfaat dan bisa diteruskan. Paling tidak, anak-anak menjadi mengerti. Anak-anak itu ibarat kertas putih, dan kita-lah yang menuliskan di atasnya dengan konsep-konsep yang baik dan benar,” pungkasnya.

     

    Melalui program Smart & Green Movement, KKN Arthajaya 100 tidak hanya mengajak siswa memanfaatkan botol plastik bekas menjadi pot tanaman untuk mengisi vertical garden, tetapi juga memberikan edukasi mengenai cara menanam, pengelolaan sampah, dan penghijauan.

     

    Kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas serta kepedulian siswa terhadap lingkungan sejak dini sekaligus mendukung upaya UPTD SDN Benda Baru 01 dalam membangun kebiasaan ramah lingkungan di sekolah.

     

    Penulis: Nur Fadiyah
    Editor: Annisa Khafi Rabbani