KKN Internasional Bridgenity Kenalkan CBT kepada Siswa SD di Selangor, Dorong Kebiasaan Berpikir Positif

    18 Agustus 2026
    2 Menit Baca
    KKN Internasional Bridgenity Kenalkan CBT kepada Siswa SD di Selangor, Dorong Kebiasaan Berpikir Positif

    Selangor, BERITA PPM Online — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Malaysia kolaborasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung yang tergabung dalam Kelompok Bridgenity memperkenalkan konsep kesehatan mental kepada siswa sekolah dasar melalui pengenalan Cognitive Behavioural Therapy (CBT).

     

    Kegiatan edukatif tersebut dilaksanakan dalam rangkaian upacara bendera di salah satu sekolah dasar di Selangor, Malaysia, Senin (10/8/2026). Sebanyak 46 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan yang mengangkat pentingnya membangun kebiasaan berpikir positif sejak awal hari.

     

    Bertindak sebagai pembina upacara, Evan menyampaikan materi mengenai CBT dengan bahasa sederhana yang disesuaikan dengan usia siswa. Melalui penyampaian tersebut, mahasiswa KKN Internasional Bridgenity berupaya mengenalkan hubungan antara cara berpikir dengan perasaan dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

     

    Dalam pemaparannya, Evan menjelaskan bahwa pikiran yang muncul pada awal hari dapat memengaruhi tindakan seseorang sepanjang hari. Ia memberikan gambaran sederhana kepada siswa bahwa mengawali hari dengan pikiran positif dapat mendorong munculnya tindakan yang positif. Sebaliknya, pikiran negatif dapat memengaruhi seseorang untuk melakukan tindakan dan menghasilkan sesuatu yang negatif.

     

    Penjelasan tersebut mengacu pada salah satu prinsip dasar CBT yang menekankan adanya keterkaitan antara pikiran, perasaan, dan perilaku. Dengan pendekatan yang sederhana, siswa diajak memahami bahwa cara mereka memandang suatu hal dapat berpengaruh terhadap sikap dan tindakan yang mereka lakukan.

     

    Pemilihan upacara bendera sebagai ruang penyampaian materi juga memungkinkan pesan mengenai kesehatan mental disampaikan secara serentak kepada siswa dari berbagai jenjang kelas. Materi disampaikan secara ringkas dan mudah dipahami sehingga dapat diikuti oleh siswa kelas 1 hingga kelas 6.

     

    Melalui kegiatan tersebut, Kelompok Bridgenity berharap kebiasaan berpikir positif yang diperkenalkan kepada siswa dapat diterapkan tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

     

    Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa KKN Internasional dalam memperkenalkan wawasan dasar mengenai kesehatan mental kepada anak-anak. Selain itu, program tersebut turut memperkuat kolaborasi lintas negara antara mahasiswa Indonesia dan komunitas pendidikan di Malaysia.

     

    Penulis: Evan Andhika Suci
    Editor: Annisa Khafi Rabbani