Kademangan, Berita PPM Online – Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Kelompok 103 Jyotirvidyakarsa resmi memulai kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui acara pembukaan yang digelar di Aula Kelurahan Kademangan, pada Sabtu (1/8/2026) pukul 13.30 WIB. Kegiatan tersebut menjadi momentum awal pelaksanaan KKN sekaligus membangun koordinasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat di lingkungan RW 02 RT 01 Kelurahan Kademangan.
Acara pembukaan dihadiri oleh Sekretaris Kelurahan Kademangan Muhammad Djupri, S.Kom., M.Ak., Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Musfiah Saidah, S.Sos., M.Si., serta seluruh mahasiswa KKN Kelompok 103 Jyotirvidyakarsa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan kalam ilahi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan dari perwakilan mahasiswa KKN, DPL, dan Sekretaris Kelurahan Kademangan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita secara simbolis sebagai tanda dimulainya pelaksanaan KKN, doa bersama, dan sesi foto bersama.
Ketua KKN Kelompok 103 Jyotirvidyakarsa, Iqbal Kurnia, dalam sambutannya menyampaikan bahwa KKN tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan akademik, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat Kelurahan Kademangan.
“Kami berharap kehadiran Kelompok 103 Jyotirvidyakarsa dapat memberikan kontribusi dan manfaat nyata bagi masyarakat Kademangan. Kami juga ingin membangun kerja sama yang baik dengan pihak kelurahan dan masyarakat,” ujar Iqbal.
Ia juga memaparkan sejumlah rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Program tersebut mencakup bidang pendidikan, lingkungan, dan ekonomi kreatif yang disusun berdasarkan kebutuhan serta potensi masyarakat setempat.
“Program yang kami bawa memang cukup beragam, ada di bidang pendidikan, lingkungan, sampai ekonomi kreatif. Harapannya, program-program ini bukan hanya menjadi kegiatan selama KKN, tetapi bisa memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok 103 Jyotirvidyakarsa, Musfiah Saidah, S.Sos., M.Si., menekankan pentingnya mahasiswa memahami makna pengabdian selama menjalankan KKN. Menurutnya, KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi sekaligus belajar dari masyarakat.
“KKN itu bukan hanya sekadar tinggal bersama dan sekadar mendapatkan title ‘sudah KKN’, yang artinya jangan mentang-mentang jarak rumahnya dekat, pulang terus,” ujar Musfiah.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi mahasiswa untuk memanfaatkan waktu selama KKN dengan berinteraksi, berbaur, dan terlibat dalam berbagai kegiatan masyarakat.
Sekretaris Kelurahan Kademangan, Muhammad Djupri, S.Kom., M.Ak., turut menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Kelompok 103 Jyotirvidyakarsa. Ia memberikan masukan terhadap rencana program kerja mahasiswa, khususnya kegiatan yang dapat dikembangkan dalam bentuk workshop untuk masyarakat.
“Kalau untuk workshop, mungkin bisa juga dibuat kegiatan seperti pembuatan parfum, sabun dari bahan alami, atau pengolahan minyak jelantah. Siapa tahu dari kegiatan itu masyarakat bisa mendapatkan keterampilan baru yang nantinya juga bisa dikembangkan menjadi usaha,” kata Djupri.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak kelurahan terbuka untuk mendukung kegiatan mahasiswa, termasuk menyediakan Aula Kelurahan Kademangan sebagai salah satu lokasi pelaksanaan workshop sesuai dengan kebutuhan program.
Mengusung tema “Optimalisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan, Edukasi, dan Ekonomi Kreatif dalam Mewujudkan Kehidupan Masyarakat yang Berkelanjutan”, KKN Kelompok 103 Jyotirvidyakarsa menyiapkan sejumlah program selama masa pengabdian.
Di bidang pendidikan, mahasiswa menghadirkan Gerakan Edukasi Literasi Anak Kademangan (GENTAKA) yang mencakup kegiatan mengajar, Little Scientist, dan English Fun Day bagi siswa SDN Kademangan 1, murid Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), serta anak-anak usia 6–12 tahun di lingkungan sekitar posko.
Di bidang lingkungan, terdapat program Si Papih atau Sistem Pilah Pilih Sampah dan Paving Block. Program tersebut diarahkan pada pengelolaan sampah rumah tangga bersama ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan pemuda Karang Taruna Kelurahan Kademangan. Sampah plastik akan diolah menjadi paving block, sementara masyarakat diarahkan untuk berperan dalam pengelolaan sampah melalui Bank Sampah.
Sementara itu, bidang ekonomi kreatif diisi dengan program EcoScent berupa pelatihan produksi sabun alami untuk mendorong UMKM pemula. Melalui program tersebut, masyarakat akan dibekali keterampilan mengolah bahan alami menjadi produk sabun ramah lingkungan yang berpotensi dikembangkan sebagai produk usaha.
Rangkaian program tersebut akan dilaksanakan selama masa pengabdian mahasiswa KKN Kelompok 103 Jyotirvidyakarsa hingga kegiatan penutupan. Melalui berbagai program yang telah disiapkan, mahasiswa berharap dapat membangun hubungan yang baik dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh warga Kelurahan Kademangan.
Penulis: Zahrotun Nabila dan Meisya Aulia Aji
Editor: Vanessa Nindi Utama