Rancagong, BERITA PPM Online – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 252 Navakarya UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengajak 24 anak sekolah dasar (SD) di Desa Rancagong mengikuti kegiatan kreatif ecoprint di Posko KKN Navakarya pada Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 15.00–18.00 WIB tersebut menjadi bagian dari aktivitas belajar anak-anak di luar jam sekolah.
Kegiatan ecoprint dikembangkan dari aktivitas bimbingan belajar yang sebelumnya rutin dilakukan mahasiswa KKN. Melalui kegiatan tersebut, proses belajar tidak hanya berfokus pada materi pelajaran, tetapi juga diarahkan pada aktivitas kreatif dan edukatif yang memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada peserta.
Dalam kegiatan ini, anak-anak diperkenalkan dengan pemanfaatan bahan alami sebagai salah satu alternatif untuk menghasilkan motif pada kain. Mereka diajak memahami bahwa berbagai bahan yang tersedia di lingkungan sekitar dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan karya seni yang memiliki nilai estetika.
Praktik ecoprint juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk terlibat langsung dalam proses pembuatan karya. Anak-anak belajar mengenali bahan alami sekaligus melatih kreativitas dan ketelitian selama mengikuti setiap tahapan kegiatan.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Navakarya 252 memperkenalkan kepada anak-anak bahwa pembuatan motif pada kain tidak selalu bergantung pada bahan kimia yang umum digunakan dalam industri tekstil. Pemanfaatan bahan alami dapat menjadi salah satu alternatif yang lebih memperhatikan lingkungan sekaligus tetap menghasilkan karya dengan nilai keindahan.
Selain menambah pengetahuan mengenai seni berbasis bahan alami, kegiatan ecoprint diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan peserta melalui proses berkarya secara langsung.
KKN Navakarya 252 berharap kegiatan kreatif semacam ini dapat memberikan wawasan baru bagi anak-anak Desa Rancagong serta mendorong mereka untuk lebih mengenal dan memanfaatkan potensi bahan alami yang terdapat di lingkungan sekitar.
Editor: Vanessa Nindi Utama