Bogor, Berita PPM Online – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Samara Bhumi 187 Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mengajak masyarakat memanfaatkan sampah organik melalui program pembuatan Lubang Resapan Biopori di kawasan Kalong 1, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (13/8/2026) dengan melibatkan masyarakat di Dusun Cibokor dan Dusun Cigarung.
Program pembuatan Lubang Resapan Biopori dilaksanakan mulai pukul 08.30–12.00 WIB di empat titik rumah warga, masing-masing dua titik di Dusun Cibokor dan Dusun Cigarung. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN Samara Bhumi 187 UIN Jakarta dalam mendorong pengelolaan sampah organik yang sederhana dan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Melalui lubang biopori, berbagai jenis sampah organik rumah tangga, seperti sisa sayuran, kulit buah, dan daun kering, dapat dimanfaatkan sebagai bahan yang mengalami proses penguraian secara alami. Sampah tersebut dimasukkan ke dalam lubang dan kemudian diuraikan oleh cacing serta mikroorganisme yang terdapat di dalam tanah hingga menghasilkan kompos atau pupuk alami.
Selain membantu mengurangi sampah organik yang berakhir sebagai limbah, keberadaan lubang biopori juga memberikan manfaat bagi kualitas tanah. Proses penguraian bahan organik dapat membantu membuat struktur tanah menjadi lebih gembur sehingga air dan udara lebih mudah meresap ke dalam tanah.
Koordinator Divisi Acara KKN Samara Bhumi 187, Ananda Zuhrotul, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat di kawasan Kalong 1.
“Kegiatan ini menjadi implementasi pengabdian kepada masyarakat kawasan Kalong 1, Leuwisadeng. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan pengetahuan praktis kepada masyarakat mengenai pemanfaatan sampah organik serta pentingnya menjaga kualitas tanah dan lingkungan sekitar,” ujar Ananda pada Kamis (13/8).
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat. Selain memberikan pengalaman praktis dalam pembuatan lubang biopori, program ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mengelola sampah organik secara mandiri sekaligus memanfaatkan hasil penguraiannya untuk mendukung kesuburan tanah.
Melalui penerapan lubang resapan biopori, KKN Samara Bhumi 187 UIN Jakarta bersama masyarakat Kalong 1 berupaya membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan. Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Penulis: Nazwa Hamida dan Salvia Herdiani
Editor: Vanessa Nindi Utama