Parung, Berita PPM Online – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Kelompok 200 Abisavaya menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Kenali Potensimu, Bijak Berteknologi dan Siap Menyangsang Masa Depan” bersama siswa SMP Negeri 2 Parung, Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut menjadi upaya mahasiswa dalam mendorong siswa untuk mengenali potensi diri, memahami literasi ekonomi, serta memanfaatkan teknologi dan kecerdasan buatan secara bijak.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah perkembangan teknologi digital dan dinamika ekonomi masa depan. Keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan dan literasi digital, khususnya di lingkungan masyarakat pedesaan, menjadi salah satu perhatian yang mendorong mahasiswa KKN untuk menghadirkan kegiatan edukatif yang sesuai dengan kebutuhan siswa.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 200 Abisavaya berkolaborasi dengan pihak SMP Negeri 2 Parung untuk memberikan pembekalan kepada sekitar 34 siswa yang merupakan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Para siswa diposisikan sebagai agen perubahan yang diharapkan mampu meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan siswa dalam berbagai sesi, mulai dari pemetaan potensi diri, simulasi berpikir kritis, hingga diskusi mengenai etika dalam menggunakan teknologi dan media sosial. Para siswa diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat, mengemukakan gagasan, serta mengkritisi berbagai persoalan yang mereka temui dalam kehidupan digital sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan tiga materi utama yang saling berkaitan, yaitu potensi diri, ekonomi, dan Artificial Intelligence (AI). Melalui materi potensi diri, siswa diajak mengenali minat, kemampuan, serta kelebihan yang dimiliki sebagai bekal dalam menentukan arah masa depan.
Materi ekonomi kemudian memperkenalkan siswa pada realitas ekonomi dan pentingnya memahami literasi finansial sejak dini. Sementara itu, materi AI memberikan wawasan mengenai perkembangan kecerdasan buatan serta peluang pemanfaatannya untuk mendukung proses belajar dan meningkatkan produktivitas.
Mahasiswa juga mendorong siswa untuk tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi mulai memanfaatkannya sebagai sarana untuk berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Penggunaan gawai dan media digital diarahkan agar tidak hanya terbatas pada hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana belajar, kreativitas, dan pengembangan diri.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Para pengurus OSIS SMP Negeri 2 Parung aktif mengikuti diskusi dan berani menyampaikan pandangan mengenai penggunaan teknologi, media sosial, serta berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
Ketua OSIS SMP Negeri 2 Parung, Abdurrosyid, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pemahaman baru mengenai potensi teknologi yang selama ini digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini benar-benar membuka mata kami. Kami jadi paham bahwa ponsel di genggaman kami bukan cuma buat main game atau media sosial, tapi punya potensi besar untuk masa depan kalau dipakai dengan bijak,” tutur Abdurrosyid.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa dan siswa untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya pendidikan, pengembangan karakter, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Mahasiswa KKN Kelompok 200 Abisavaya menilai bahwa generasi muda perlu memiliki keberanian untuk mengenali kemampuan diri sekaligus kemampuan untuk menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
Melalui kegiatan “Kenali Potensimu, Bijak Berteknologi dan Siap Menyangsang Masa Depan”, KKN UIN Jakarta Kelompok 200 Abisavaya berharap para siswa SMP Negeri 2 Parung semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. Siswa juga diharapkan mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar dan berkarya, sekaligus tetap memiliki karakter dan jati diri dalam menghadapi perubahan zaman.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam mendukung pengembangan kapasitas generasi muda di lingkungan masyarakat. Dengan membuka ruang dialog, memberikan literasi digital, dan mendorong pengembangan potensi diri, mahasiswa berharap langkah tersebut dapat menjadi awal bagi tumbuhnya generasi muda Desa Jabon Mekar yang lebih berani, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Penulis: Muhammad Fathan Sahl
Editor: Vanessa Nindi Utama