Tangerang, Berita PPM Online – KKN Reguler SVADAYA 264 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Seminar Digital Marketing bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kayu Bongkok, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (5/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Kayu Bongkok tersebut diikuti oleh sekitar 50 peserta yang terdiri atas perwakilan aparatur desa, PKK, POKJA II, pelaku UMKM, serta masyarakat setempat.
Seminar ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha. Perkembangan ekonomi digital membuka peluang yang semakin luas bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, menjangkau konsumen, serta meningkatkan daya saing melalui berbagai platform digital.
Kondisi tersebut menjadi perhatian KKN Reguler SVADAYA 264 karena masih terdapat pelaku UMKM di Desa Kayu Bongkok yang belum optimal dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana pemasaran. Keterbatasan literasi digital dan akses terhadap informasi menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat dalam mengikuti perkembangan pemasaran berbasis digital.
Berdasarkan data Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kabupaten Tangerang yang dicantumkan dalam laporan kegiatan, jumlah pelaku usaha mikro di Kecamatan Sepatan mengalami peningkatan pada periode 2019–2021. Pada 2019 tercatat 96 pelaku usaha mikro, kemudian meningkat menjadi 364 pelaku usaha pada 2020 dan mencapai 1.220 pelaku usaha pada 2021.
Berangkat dari kondisi tersebut, KKN Reguler SVADAYA 264 menghadirkan seminar dengan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga diskusi, praktik, dan pendampingan. Rangkaian kegiatan mencakup sosialisasi, seminar interaktif, pelatihan atau demonstrasi praktik, Focus Group Discussion (FGD), monitoring dan evaluasi, serta publikasi dan dokumentasi.
Kegiatan menghadirkan empat pemateri dari mahasiswa KKN Reguler SVADAYA 264 dengan bidang materi yang berbeda. Ahmad Syukri Zaidan, mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, menyampaikan materi mengenai gambaran umum koperasi dan UMKM. Sementara itu, Luna Dian Semandhing dari Program Studi Manajemen membawakan materi mengenai strategi marketing.
Materi selanjutnya mengenai pemanfaatan Instagram dan TikTok sebagai wadah digital marketing disampaikan oleh Muhamad Fadlan Kamaru dari Program Studi Teknik Informatika. Adapun materi mengenai e-commerce sebagai wadah pemasaran digital disampaikan oleh Mufidul Islam Al-Qisthi, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi sekaligus CEO of Villah Jaya Group.
Dalam sesi seminar interaktif, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan mendiskusikan berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha. Diskusi tersebut menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperoleh gambaran mengenai strategi pemasaran yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan usaha masing-masing.
Peserta juga tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teoritis. Melalui pelatihan dan demonstrasi praktik, mereka diperkenalkan pada cara memanfaatkan media sosial dan e-commerce sebagai sarana promosi serta memperluas jangkauan pemasaran.
Kegiatan tidak berhenti setelah seminar selesai. KKN Reguler SVADAYA 264 melanjutkan program dengan memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM dalam proses pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Pendampingan dilakukan mulai dari pengenalan alur pendaftaran melalui sistem Online Single Submission (OSS), persiapan data dan dokumen, hingga membantu peserta mengoperasikan sistem secara langsung. Pendekatan tersebut dilakukan untuk membantu pelaku UMKM yang masih mengalami keterbatasan dalam memahami layanan digital pemerintah.
Legalitas usaha dipandang penting sebagai salah satu fondasi dalam pengembangan UMKM. Dengan memiliki NIB, pelaku usaha dapat memiliki identitas resmi dalam menjalankan kegiatan usaha sekaligus membuka peluang untuk memperoleh berbagai akses pengembangan usaha.
Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa KKN tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga membantu peserta menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kebutuhan usaha mereka.
Kegiatan Seminar Digital Marketing KKN Reguler SVADAYA 264 diharapkan dapat meningkatkan literasi digital pelaku UMKM Desa Kayu Bongkok sekaligus mendorong mereka untuk lebih adaptif dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital. Pengetahuan mengenai strategi pemasaran, media sosial, e-commerce, hingga legalitas usaha diharapkan dapat menjadi bekal bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, KKN Reguler SVADAYA 264 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berupaya menghadirkan pengabdian yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memberikan pendampingan langsung sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM Desa Kayu Bongkok membangun usaha yang lebih siap menghadapi persaingan di era digital.
Penulis: Raihanul Aiman Alfaros
Editor: Vanessa Nindi Utama