Sulap Sampah Organik Jadi Pupuk, KKN Karuna Bhumi 240 UIN Jakarta Dampingi Ibu-Ibu PKK Desa Cihuni

    20 Agustus 2026
    2 Menit Baca
    Sulap Sampah Organik Jadi Pupuk, KKN Karuna Bhumi 240 UIN Jakarta Dampingi Ibu-Ibu PKK Desa Cihuni

    Cihuni, Berita PPM Online – Kelompok KKN Karuna Bhumi 240 UIN Jakarta mengajak ibu-ibu PKK Desa Cihuni memanfaatkan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk kompos melalui Workshop Pembuatan Pupuk Kompos. Kegiatan bertema “Sampah Organik Bernilai: Pelatihan Pembuatan Kompos Sederhana” tersebut dilaksanakan pada Jumat (31/7/2026) pukul 14.00–15.30 WIB di Desa Cihuni dan diikuti oleh 16 peserta.

     

    Kegiatan ini menjadi salah satu upaya KKN Karuna Bhumi 240 UIN Jakarta dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik. Melalui pelatihan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai dampak sampah organik yang tidak dikelola dengan baik, tetapi juga dibekali keterampilan untuk mengolahnya menjadi produk yang bermanfaat bagi lingkungan dan rumah tangga.

     

    Kegiatan diawali dengan pembukaan, perkenalan tim KKN, serta penyampaian tujuan pelaksanaan workshop. Peserta kemudian mendapatkan materi mengenai pengertian kompos, manfaatnya bagi kesuburan tanah dan tanaman, serta jenis-jenis sampah organik yang dapat dimanfaatkan untuk proses pengomposan.

     

    Pemateri juga menjelaskan tahapan pembuatan kompos sederhana menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, seperti sisa sayuran, daun kering, dan limbah organik rumah tangga. Dalam prosesnya, peserta diperkenalkan dengan penggunaan EM4, molase, dan air sebagai bahan aktivator untuk membantu proses pengomposan.

     

    Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik langsung. Peserta mengikuti setiap tahapan pembuatan kompos, mulai dari memilah sampah organik, mencacah bahan, mencampurkannya dengan larutan aktivator, hingga menyusun bahan ke dalam wadah kompos.

     

    Selama praktik berlangsung, peserta juga aktif berdiskusi mengenai teknik pengomposan, perawatan kompos, serta ciri-ciri kompos yang telah matang dan siap digunakan. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan mereka dalam mengikuti praktik dan mengajukan pertanyaan terkait penerapan pengomposan di lingkungan rumah.

     

    Melalui kegiatan tersebut, KKN Karuna Bhumi 240 UIN Jakarta mendorong masyarakat untuk melihat sampah organik tidak hanya sebagai limbah, tetapi juga sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan. Pengolahan sampah menjadi kompos diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah organik yang dibuang ke tempat pembuangan akhir sekaligus menyediakan pupuk organik untuk tanaman di lingkungan rumah.

     

    Kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif. Melalui keterampilan yang diperoleh, ibu-ibu PKK Desa Cihuni diharapkan dapat menerapkan pembuatan kompos secara mandiri serta turut menciptakan lingkungan yang lebih bersih, produktif, dan berkelanjutan.

     

    Editor: Vanessa Nindi Utama