UIN Bukittinggi Sambut Kunjungan PPM UIN Jakarta, Dorong Penguatan Kolaborasi KKN dan Pengabdian

    22 Agustus 2026
    2 Menit Baca
    UIN Bukittinggi Sambut Kunjungan PPM UIN Jakarta, Dorong Penguatan Kolaborasi KKN dan Pengabdian

    Bukittinggi, BERITA PPM Online— Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melakukan kunjungan ke UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Jumat (21/8/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan penjajakan kerja sama dengan perguruan tinggi di Sumatera Barat.

     

    Rombongan PPM UIN Jakarta diterima oleh Ketua LP2M UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Dr. Muhiddinur Kamal, M.Pd., beserta jajaran.

     

    Dalam sambutannya, Muhiddinur menyampaikan apresiasi atas kunjungan PPM UIN Jakarta. Ia berharap komunikasi dan hubungan kelembagaan antara kedua perguruan tinggi dapat terus berkembang dan menghasilkan kerja sama yang konkret.

     

    “Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan PPM UIN Jakarta. Mudah-mudahan kerja sama di antara kita tetap terjalin dengan baik,” ujarnya.

     

    Dalam pertemuan tersebut, Muhiddinur juga menyampaikan bahwa UIN Bukittinggi banyak memperoleh pembelajaran dari pengalaman UIN Jakarta dalam mengelola berbagai program KKN, khususnya KKN Internasional.

     

    Menurutnya, pengalaman UIN Jakarta dalam penyelenggaraan KKN Internasional di sejumlah negara, seperti Arab Saudi, Jepang, dan Hong Kong, menjadi salah satu praktik yang menarik untuk dipelajari, terutama berkaitan dengan mekanisme dukungan dan subsidi bagi mahasiswa peserta KKN.

     

    Di UIN Bukittinggi, KKN merupakan program wajib bagi seluruh program studi dan fakultas. Kebijakan tersebut menjadikan pengelolaan KKN sebagai salah satu bagian penting dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan kampus.

     

    “Bagi kami, UIN Jakarta adalah induk bagi kami. Kami harus banyak belajar dari Bapak-Ibu dari PPM UIN Jakarta,” ungkap Muhiddinur.

     

    Kepala PPM UIN Jakarta, Ade Rina Farida, M.Si., menyampaikan bahwa pertukaran pengalaman mengenai KKN menjadi bagian penting dalam membangun kemitraan antarperguruan tinggi.

     

    Menurutnya, masing-masing perguruan tinggi memiliki model dan pengalaman pengabdian yang dapat saling dipelajari dan dikembangkan.

     

    “Yang kita bangun bukan hanya kerja sama secara kelembagaan, tetapi juga ruang untuk saling belajar dan mengembangkan praktik baik dalam pengabdian kepada masyarakat,” jelas Ade Rina.

     

    Pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk mengidentifikasi peluang kolaborasi dalam bidang KKN dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama diharapkan dapat dikembangkan dalam bentuk program bersama yang melibatkan mahasiswa, dosen, maupun masyarakat sebagai penerima manfaat.

     

    Kunjungan ke UIN Bukittinggi sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan kunjungan dan inisiasi kerja sama PPM LP2M UIN Jakarta di Sumatera Barat yang berlangsung pada 18–21 Agustus 2026.

     

    Melalui rangkaian kunjungan tersebut, PPM LP2M UIN Jakarta terus memperkuat jejaring kemitraan dengan perguruan tinggi di berbagai daerah sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pengabdian kepada masyarakat yang kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan.

     

    Penulis & Editor: Muslikh